Selasa, 15 September 2015 0 komentar By: Himabio UNY

KURMA Spesial HIMA PJKR


     Kurma (Kunjungan Ormawa) HIMABIO di Sekretariat HIMA PJKR FIK berlangsung selama tiga jam. Kurma kali ini berbeda dari kurma sebelumnya karena kali ini HIMABIO berkunjung ke Himpunan Mahasiswa di luar kampus FMIPA. Hal ini bertujuan untuk menambah wawasan, pengalaman dan menambah relasi.

     Forum kali ini dimulai dari pengenalan secara general oleh ketua HIMABIO Ihsan Adi Pratama dan HIMA PJKR   mengenai susunan organisasi dan program kerja. Dilanjutkan pengenalan personil pengurus HIMA PJKR dan HIMABIO yang hadir. Penjabaran mengenai proker rinci dipimpin oleh ketua bidang/departement/yang mewakilkan.

     Perbedaan diantara HIMABIO dan HIMA PJKR terlihat sangat jelas dari awal pertemuan kami. Jika di HIMABIO wanita adalah kaum yang mendominasi di HIMA PJKR wanita adalah kaum minoritas begitu juga sebaliknya laki-laki di HIMA PJKR adalah kaum yang mendominasi, sedangkan di HIMABIO laki-laki adalah kaum yang minoritas. Perbincangan kami semakin hangat dengan berbagai warna-warni perbedaan yang sangat kontras diantara kita.

     Dengan adanya Kurma ini HIMABIO mendapat banyak pembelajaran baru mengenai dunia kelolahragaan, sedangkan HIMA PJKR mendapat motivasi untuk bisa mempelopori kegiatan karya ilmiah di wilayah FIK.

Lomba Masak Pengurus HIMABIO


 















     Minggu, 13 September 2015 Pengurus HIMABIO 2015 mengadakan lomba masak desert  antar bidang. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan  menambah kekompakan antar pengurus. Seluruh pengurus HIMABIO sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mempersiapkan dengan semangat peralatan dan bahan-bahan yang dibutuhkan dalam proses memasak. Karena tema memasak kali ini adalah desert masakan-masakan dari setiap bidang didominasi oleh buah, coklat, puding dan yogurt. Makanan yang serba asam manis ini menggambarkan kekompakan dan rasa asam manis kehidupan di HIMABIO. 


     Sebelum mulai memasak, pengurus HIMABIO melaksanakan foto bersama seluruh HIMABIO. Sayang sekali tidak seluruh pengurus HIMABIO dapat hadir, karena ada beberapa kegiatan yang tidak dapat ditinggalkan.

     Selain pengurus HMABIO 2015, acara lomba memasak ini juga dihadiri oleh Ketua HIMABIO 2014 Failasuf Aulia Nugroho. Bincang-bincang singkat dengan penuh canda membuat pengurus sejenak mengendorkan otak yang beberapa waktu ini tengah tegang akibat memikirkan proker yang akan dan sedang berlangsung. Semoga kekompakan ini akan terus terjaga sampai kita menua. (mayta)
Senin, 14 September 2015 0 komentar By: Himabio UNY

Mari Sulam Mangrove



      HIMABIO (Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi) UNY memiliki mangrove binaan yang berada di kawasan mangrove pantai Pasir Mendit, Kulon Progo, Yogyakarta. Saat ini magrove sudah berusia 11 bulan. Mangrove binaan HIMABIO sudah mencapai ketinggian kurang lebih 100 cm. Akar tunggang dari mangrove ini mulai muncul dan mencengkeram tanah, sehingga perlahan mulai lepas dari ketergantungan terhadab bilah bambu.


     HIMABIO akan kembali melakukan sulam mangrove Minggu, 20 September 2015. Ada 150 bibit mangrove yang akan kita sulam pada kawasan mangrove binaan HIMABIO. Mari berkontribusi untuk hijaukan bumi.
Let's join with us!
Salam Lestari!
Salam Konservasi!
Salam Hijau!
Let's go green!
video

Mahasiswa Baru Sibuk Siapkan BGSL

     Mahasiswa baru Jurusan Pendidikan Biologi UNY laksanakan Kuliah 1 dan 2  BGSL (Bio Games and Study Laboratory) di ruang Sidang II FMIPA UNY. Mahasiswa  baru angkatan 2015 sangat antuasias mengikuti kegiatan ini. Hal ini dapat dilihat dari tertibnya acara dan kepatuhan mahasiswa baru dalam mengenakan dresscode yang ditetapkan oleh panitia BGSL.


     Pada Kuliah 1 BGSL, Mahasiswa baru dikenalkan dengan Birokrasi Jurusan Pendidikan Biologi FMIPA UNY, HIMABIO  (Himpunan Mahasiswa Biologi), BSG (Bospeleology Studien Gruppen), dan ARWANA (Arga Wana Setya Buwana). Sedangkan pada kuliah 2 BGSL mahasiswa baru dikenalkan dengan SDP (Study Development Program) Jurnalistik, Olahraga dan Seni, Leadership, dan Kewirausahaan. Dilanjutkan dengan pengenalan alat dan laboratorium Biologi.

     Kuliah 1 dan Kuliah 2 dilaksanakan untuk mempersiapkan kegiatan BGSL yang pelaksanaannya Minggu, 26 September 2015 sampai dengan Minggu, 27 September 2015 bertempat di Sinolewah, Sleman, Yogyakarta. Dalam kegiatan ini, Mahasiswa baru angkatan 2015 akan lebih dikenalkan dengan objek Biologi. Proses pengenalan ini dimulai dengan pengenalan lingkungan dengan menyatukan mahasiswa baru dengan alam. Mahasiswa akan beristirahat dan tidur di dalam tenda-tenda yang telah disediakan oleh panitia. 

     Mahasiswa baru angkatan tahun 2015 akan melaksanakan oubond, pensi  (Pentas Seni), games,  dan SL (Study Lboratory). Dalam setiap kegiatan mahasiswa baru, akan dipandu oleh pemandu yang merupakan mahasiwa dari angkatan 2013. Setiap kelompok dipandu oleh dua orang pemandu yang sudah sangat berpengalaman, telaten dan penyayang.

     Dalam mempersiapkan BGSL, mahasiswa baru lebih disibukkan dalam proses pembuatan co-card, pentas seni dan pencarian barang-barang yang harus di bawa ke lokasi BGSL. Co-card dibuat sesuai dengan nama kelompok yang merupakan nama spesies dari objek Biologi. Untuk pentas seni, dua kelompok menampilkan satu penampilan yang dibagi dalam enam jenis tampilan yaitu drama, akustik, tari, perkusi, video clip dan puisi bersambung. Saat ini kelompok BGSL rutin melakukan pertemuan untuk mempersiapkan BGSL. Aghnan Pramudihasan pemandu Rana macrodon berpesan "Banyaklah bermain, carilah pengalaman, jangan hanya berkutat dengan laporan karena banyak objek biologi yang perlu kita exsplore". (mayta)
Selasa, 08 September 2015 0 komentar By: Himabio UNY

Matriks Ekstrasel dapat Tumbuhkan Jari yang Putus



  


  Ada harapan baru bagi mereka yang kehilangan jari tangan akibat kecelakaan. Kini, para ilmuwan di Amerika Serikat (AS) sedang mengembangkan formula yang bisa menumbuhkan kembali jari tangan yang terpotong. Riset tersebut ditekuni setelah seorang pria dilaporkan berhasil menumbuhkan kembali jari tangannya berkat ramuan ekstrak kandung kemih babi. Meski hasilnya tidak  yang maksimal, namun bubuk itu diklaim baik untuk penyembuhan luka.

     Bagian dari kandung kemih babi yang diekstrak  adalah matriks ekstraselular. Matrik ekstraselular merupakan komponen jaringan yang berfungsi di luar sel tubuh. Matriks ekstraselular merupakan bagian integral dari setiap tahapan penyembuhan luka, berinteraksi dengan sel dan faktor pertumbuhan dalam dinamis memberi dan menerima yang akhirnya menghasilkan penutupan luka. Lebih khusus, komponen matriks ekstraselular  berperan dalam merangsang proliferasi sel dan diferensiasi, membimbing migrasi sel, dan memodulasi respon seluler. Ketika matriks ekstraselular disfungsional, penyembuhan luka melambat bahkan bisa sampai terhenti (Bosman, 2003).

 

      Pada saat jari terpotong, sel-sel akan mati dan isinya bocor ke jaringan sekitarnya. Ini tanda bagi sistem imun bahwa ada masalah pada tubuh. Sistem imun akan merespons sel mati dengan peradangan dan jaringan parut. Tapi pembentukan jaringan parut dapat mencegah pengembangan seluler di daerah tersebut.
  Ketika matriks ekstraselular diberikan ke luka, zat ini tidak akan memicu respons kekebalan.Sebaliknya, ketika zat tersebut mulai terurai menjadi jaringan sekitar, ini menyebabkan sel-sel di dalam jaringan untuk mulai memperbaiki kerusakan, sama halnya dengan perbaikan pada janin. Zat ini membagi jaringan dan membangun kembali, menciptakan jaringan baru yang merupakan jaringan normal, bukan hanya bekas luka.

     Jari yang tumbuh memang tak sepenuhnya normal. Jaringan kulitnya sedikit keras, seperti kapalan, dan ada bekas luka tipis di pangkalnya. Kukunya juga tumbuh dua kali lebih cepat dibanding kuku jari lainnya. Tetapi jika dilihat sekilas jari itu masih terlihat normal seperti jari-jari lain, ujar Spievack salah satu pasien yang memanfaatkan bubuk kandung kemih babi.









Sumber:
Van de Velde, Bosman.F.T, Wagener. Onkologi. 5th ed. Panitia Kanker RSUP DR.Sardjito Yogyakarta.1999. 467-492.